Madu Kaliandra

Madu Kaliandra adalah jenis madu yang dihasilkan oleh lebah yang menghisap nektar dari bunga kaliandra. Kaliandra adalah tumbuhan berbuah polong (legum), wujudnya berupa pohon berukuran sedang dengan bunganya tersusun majemuk. Di Indonesia, orang mengenal kaliandra terutama kaliandra bunga merah sebagai tanaman penghijauan atau pakan ternak.

Madu Kaliandra mempunyai sifat yang berbeda dengan madu lain. Jumlah kandungan glukosa dalam madu ini lebih tinggi dibandingkan dengan fruktosa. Pada umumnya, kandungan utama madu adalah fruktosa.

Madu kaliandra mempunyai ciri fisik yang khas di antaranya:

  1. Warna madu kaliandra umumnya kuning cerah, mudah sekali untuk membedakan. Di samping warna kuning cerah, madu kaliandra mempunyai tekstur serat yang halus di dalam madu tersebut. Karena warnanya yang kuning terkadang orang kurang tahu, terkadang dikira minyak.
  2. Dalam jangka waktu tertentu, setelah panen, kurang lebih 2-3 bulan Madu Kaliandra secara alami sesuai sifatnya bisa mengalami perubahan bentuk tekstur madu. Warna madu menjadi kuning bening disertai adanya gumpalan-gumpalan tepung sari bunga. Hal tersebut tidak mengurangi kualitas madu.
  3. Madu Kaliandra dalam jangka waktu tertentu pula bisa mengalami adanya penggumpalan kristal gula secara alami dikarenakan sifat Madu Kaliandra yang memiliki kadar glukosa lebih tinggi daripada fruktosa.
  4. Aroma Madu Kaliandra sangat khas aroma wangi dan segar berbaur menjadi satu saat mencium madu jenis ini. Sangat menggugah selera serta menepis anggapan bahwa rasa madu tidak enak.

Khasiat Madu Kaliandra secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh
  2. Menurunkan tekanan darah tinggi
  3. Meningkatkan dan memperbaiki kualitas hormon
  4. Memperbaiki sistem pencernaan
  5. Memperbaiki metabolisme tubuh
  6. Mengatasi susah tidur atau insomnia
  7. Mempercepat penyembuhan luka bakar
Madu Kaliandra
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Perlu bantuan?